Nada itu berbunyi nyaring di telingaku tepat pukul 00:15 dini hari, dengan mata remang-remang tanganku mulai meraba dan menggerayangi tempat dimana nada itu berasal, ternyata itu nada telefon dari seseorang yang berkata
"Selamat ulang tahun ke 19 sayang, semoga tetep jadi anaknya ibu yg dewasa, yang tambah pinter soleha cantik dan semakin hebat dalam segala hal muah muah. Maafin ibuk ndakbisa kesana, maafin ibuk terlalu sibuk disini :') Tadi adek hana melek nunggu mau ikut ngucapin tapi sekarang sudah ketiduran ndak kuat. Pasti kamu sekarang lagi ada di pulau kapuk ya, yaudah tidur aja dulu nduk, besok pagi ibuk telfon lagi ya.. Asalamualaikum"
Aku hanya bisa mendengar tanpa bisa berkata-kata, tak terasa pipi menjadi basah, absudr rasanyaa :') Aku yang selalu terlihat tk perduli dengan tanggal ini tapi nyatanya ini begitu berarti buatku, aku selalu menantikan kedatangan mereka disini :')
tak sengaja ku tengok suasana langit luar jendela kos, terang sekali.. Mungkin bulan dan para bintang ikut menyambut hari bahagia ini untukku. Namun berbeda dengan suasana hatiku, entah tak bisa dijelaskan dengan satupun kata, rasa rindu ini sangat menyiksa, rasa kecewa ini menggenangi kalbu, ingin rasanya di hari bahagia ini ibu yang membangunkanku nanti, hana yang cium pipiku manja seperti biasanya. Ingiiin sekali.. Tapi jarak ini benar-benar memadamkan obsesiku, jarak ini mematahkan segalanya.
Ya Allah.. Air mata ini menyayat hati, rindu ini begitu tak terbendung. Cukup lama aku tak berjumpa mereka.
Andaikan mereka ada disini, sekarang juga aku ingin memeluk mereka bersamaan :')
ibuk bapak hana salam kangen salam sayang dari upik yang selalu sayang kalian disini. I love and miss you so much dear :') ♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar